Bandar Lampung – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, SMP Al Kautsar Bandar Lampung menggelar kegiatan Tarhib Ramadhan di Masjid Kampus Al Kautsar pada Jumat (13/2/2026).

Mengusung semangat kebahagiaan menyambut tamu agung, kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9, serta para guru dan karyawan.
Berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, rangkaian acara diawali dengan salat Duha berjamaah, kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sari tilawah yang menambah kekhusyukan suasana.
Kepala Sekolah SMP Al Kautsar, Rudiyanto, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa Tarhib Ramadhan merupakan wujud nyata kecintaan kepada bulan penuh berkah.
“Tarhib adalah bentuk cinta kita kepada Ramadhan. Saya berpesan kepada seluruh siswa, jangan biarkan waktu habis hanya untuk bermain atau game. Manfaatkan momen Ramadhan untuk memperbanyak amal dan ibadah. Namun, jangan lupa, sebagai pelajar, kalian juga harus tetap fokus belajar menghadapi Sumatif Tengah Semester (STS) yang akan segera tiba,” ujar Rudiyanto di hadapan ratusan siswa.
Memasuki acara inti, Ustadz Abdullah Sobri, S.Pd., hadir sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan bahwa Ramadhan bukan hanya bulan penuh rahmat, tetapi juga bulan penuh ujian. Ia menyoroti kerasnya ancaman bagi mereka yang bertemu Ramadhan namun lalai dalam memanfaatkannya.

“Sungguh celaka orang yang menjumpai Ramadhan tetapi setelah berlalu ia tidak mendapatkan ampunan. Waktu Ramadhannya habis untuk hal sia-sia. Maka isilah dengan puasa, tarawih, tadarus, sedekah, i’tikaf, dzikir, doa, serta memperbanyak istigfar. Jangan lupa menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur, dan berburu Lailatul Qadar,” papar Ustadz Abdullah Sobri dengan penuh semangat.
Suasana haru menyelimuti penghujung acara saat seluruh keluarga besar SMP Al Kautsar saling bermaaf-maafan. Guru dan siswa, siswa dengan siswa, hingga antar guru saling bersalaman, menciptakan ikatan kebersamaan yang erat menjelang bulan suci.
Salah satu siswi kelas 8H, M. Faishal, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. “Saya jadi lebih paham bahwa Ramadhan itu istimewa. Tidak hanya soal menahan lapar, tapi juga soal memperbaiki diri dan tetap semangat belajar,” ujarnya.
Dengan semangat Tarhib Ramadhan ini, SMP Al Kautsar berharap seluruh civitas akademika dapat memasuki bulan puasa dengan hati yang bersih, ilmu yang cukup, dan tekad yang kuat untuk meraih predikat takwa.


